Select Menu

Slider

Diberdayakan oleh Blogger.

Live Stage

Band

Album Review

Live Stage

Download

Surabaya Footnote

Top Figure

Video Release

Kategori Favorite New Comers (FNC) dalam penganugerahan Indonesia Cutting Edge Music Awards (ICEMA) di dua edisi terakhirnya selalu menghadirkan nama baru yang berhasil melejit. Terhitung sejak bergulir pada 2010, ICEMA telah memilih banyak band berkualitas dalam kategori itu, sebut saja Monkey To Millionaire, King Of Panda, Angsa & Serigala, Mooikite atau AFFEN. Setelah mendapat penghargaan sebagai Favorite New Comers, terbukti mereka pun sanggup menonjolkan kualitasnya di belantika musik non-mainstream Indonesia.

Kini di edisi ketiganya, ICEMA 2014 kembali membuka kategori tersebut mulai hari ini (9/10) yang tentunya menjanjikan penilaian lebih ketat dari sebelumnya. "Favorite New Comers merupakan kategori paling bergengsi karena banyak menarik perhatian publik," sebagaimana dikutip dari siaran pers ICEMA 2014. Bukan sekadar wacana, di tahun pertamanya kategori yang mulanya bernama Best New Comers (BNC) ini diikuti sekitar 300 band/musisi di seluruh Indonesia, jumlahnya pun terus bertambah. Diperkirakan tahun 2014 ini jumlahnya bisa lebih banyak lagi melihat FNC merupakan satu-satunya kategori yang cukup terbuka bagi band-band baru lintas genre.

Adapun kriteria penilaian para juri yang terdiri dari Wendi Putranto (Rolling Stone Indonesia), Sandra Asteria (Music Editor Guvera Indonesia), David Tarigan (iramanusantara.org), Indra Ameng (Ruang Rupa), Eric Wiryanata (deathrockstar.info), Bin Harlan (Pelaku dan Pengamat Musik) serta Denny Sakrie (Pengamat Musik) ini berdasarkan atas sisi originalitas dari materi yang didaftarkan dan juga kemasannya secara keseluruhan, baik secara penampilan, lirik lagu, aransemen dan musikalitas.

Nantinya band dan artis yang telah mendaftarkan diri di situs ICEMA akan melalui tahapan voting publik yang dibuka mulai tanggal 1 November hingga 21 November 2014, sedangkan malam penganugerahan ICEMA 2014 akan dilangsungkan pada 18 Desember 2014 mendatang.

FNC sendiri merupakan ajang yang terbuka bagi band atau artis baru yang belum pernah merilis album secara profesional. Hal ini merupakan salah satu perwujudan dari misi ICEMA untuk mencari talenta talenta baru dalam skena musik non-mainstream yang sekaligus menjadi wadah bagi talenta-talenta baru untuk mendapatkan apresiasi yang lebih luas lagi.
-
Fenomena gerhana bulan total yang akan terjadi besok (8/10) sekaligus dijadikan momen spesial bagi Mooikite yang telah berkali-kali menunda perilisan album pertamanya. Meski terbilang mendadak, pemanfaatan fenomena kedua yang terjadi tahun 2014 ini masih memiliki koherensi dengan konsep album yang mereka usung. "Saat gerhana bulan itu biasanya ada 'gerbang' yang terbuka. Ya di situ itu 'undangan' (strange invitation,red) muncul," jelas Ryan Ka, vokalis merangkap gitar di band tersebut.

Pria bernama lengkap Febrian Eka Aditya itu juga tidak menampik bahwa rilisnya album mereka saat gerhana bulan total merupakan sebuah kebetulan yang sempat terencana. "Sebenarnya merilis album saat gerhana bulan merupakan plan kedua kami karena prosesnya sempat molor akibat beberapa hal seperti pembuatan video klip dan artwork," lanjutnya. Setelah melewati beberapa proses rumit, akhirnya album Strange Invitation pun akan resmi dilepas dalam bentuk kaset tape dan digital mulai besok.

Tidak hanya mengumumkan perilisan album pertamanya, band yang menyumbang single Agatha dalam Ronascent Compilation Vol.1 ini juga memastikan masuknya personil baru. Anggra 'Joni Serigala' yang merupakan mantan gitaris Deskripsi Sebuah Mahasiswa masuk menggantikan gitaris sebelumnya Talka Putra yang memilih resign dikarenakan sesuatu hal.

Bersamaan dengan itu, Mooikite yang kini beranggotakan Ryan Ka (vokal & gitar), Cupu Yudhis (bass & vokal), Gilang Tilot (drum & perkusi) dan Joni Serigala (gitar) juga merilis klip dari single pertamanya Eyering. Video animasi yang menggambarkan pertempuran empat pemuda dengan raptor itu dikerjakan bersama TTNTT Studio, artwork oleh Dwiky Ka dan Cupu Yudhis yang juga bertidank sebagai sutradara bersama Ryan Ka.

Album Strange Invitation sendiri sebenarnya sudah dikerjakan sejak pertengahan tahun lalu, namun karena beberapa hal prosesnya harus terunda cukup lama. Berisikan enam lagu di dalamnya, album yang tiap lagunya saling berkorelasi ini sudah bisa dinikmati versi digitalnya di iTunes. "Ke depannya, akan ada beberapa gimmick untuk album ini. Semuanya akan diberitakan melalui internet, khususnya media sosial dan situs kami," tulis Mooikite dalam rilis persnya.

Strange Invitation
Tracklist:
1. 24 Old
2. Chaotic On The Spaceship
3. Embarrassing Sunset
4. In Nebula
5. Eyering
6. Train




Rona Cendera D.P

Melepas lajang di dunia tarik pena. Lulusan sastra yang tidak sastrawi. Frustasi jadi wartawan kriminal kini banting setir jadi wartawan klub sepakbola hijau.
Baca tulisan Rona lainnya
-
Proses album yang berkali-kali tertunda akhirnya telah menemui titik temu. 10 Oktober mendatang Sebuah Tawa Dan Cerita memastikan untuk melepas album pertamanya Thousand Skies. Akhir pekan kemarin (27/9) single bertajuk The Wings dilepas dengan format video lyric lewat akun Youtube stdcofficial.

"Single The Wings jadi lagu yang paling mewakili keseluruhan album, jadi sangat pas untuk menaruh rasa penasaran sebelum album keluar," jelas Anggie Kobo yang ditemui seusai tampil di kafe miliknya. Lanjutnya, Kobo mengungkapkan bahwa The Wings merupakan lagu yang memberikan penjelasan tentang konsep keseluruhan album mereka. "Kami menjadikan sayap sebagai objek utama di album ini. Nantinya sayap tersebut akan membawa si pelaku utama untuk memandang perspektif kehidupan yang luas mulai dari segi sosial, religi hingga politik," imbuh gitaris yang merangkap vokalis tersebut.

Album Thousand Skies sendiri nantinya akan berisikan 10 lagu termasuk dua materi lama, yakni Awakening dan I, The Shelter. Dalam albumnya, kolektif post hardcore asal Surabaya ini akan menyajikan sekuel kehidupan yang di mana tiap lagunya saling berkolerasi dan dianalogikan dengan sayap. "Pokoknya semua lagu saling berhubungan, dan kenapa kami memilih sayap? jawabannya ada di tiap lagu yang ada di album," lanjut Kobo.

Dari segi materi, Sebuah Tawa Dan Cerita yang kini genap beranggotakan Anggi Kobo, Andy William, Reka Fernanda, Rendha Saksila dan Wildan Setiawan tidak banyak berubah. Sedikit perubahan hanya ada pada vokal yang kini diisi oleh Wildan. Rencananya pula, setelah merilis album Thousand Skies, band yang dibentuk tahun 2009 ini sudah menyiapkan satu EP yang sudah siap dilempar.

Foto: Dok. STDC



Rona Cendera D.P

Melepas lajang di dunia tarik pena. Lulusan sastra yang tidak sastrawi. Frustasi jadi wartawan kriminal kini banting setir jadi wartawan klub sepakbola hijau.
Baca tulisan Rona lainnya
- - -
Psychedelic memang jadi salah satu genre langka di Surabaya. Sedikit yang memainkannya, namun tidak begitu dengan Hakash. Band baru bentukan Dewandra Danishwara (vokal & gitar), Sinatrya Dharaka (bass & synth) serta Prasetyo Imamsyah (drum) ini mengusungnya meski tidak serius. 

Sekalipun begitu, akhir September ini mereka baru saja melepas dua lagu baru lewat kanal Soundcloudnya. Mountain Main dan Shabaani Cave menjadi dua lagu perkenalan Hakash yang bernuansakan psychedelic ala Pink Floyd, King Crimson hingga Yes.

Hakash sendiri merupakan side project dari para personilnya yang masing-masing masih aktif dengan band utamanya; Zorv, Indonesian Rice dan The Ska Banton. Danishwara menjadi salah satu otak dibentuknya band ini, pentolan Zorv yang sedang melakukan studi di Inggris itu mengajak kedua rekannya meramu komposisi psychedelic/progressive rock yang dituangkannya dalam materi Hakash di paruh waktu setelah Ramadhan kemarin.Tidak ada salahnya menyimak sebuah materi menjanjikan dari band yang tidak menjanjikan keseriusan, silahkan.


- - -