Select Menu

Slider

Diberdayakan oleh Blogger.

Live Stage

Band

Album Review

Live Stage

Download

Surabaya Footnote

Top Figure

Video Release

Kemasan masih menjadi yang paling utama, tidak peduli massa ataupun kualitas. Selama band tersebut mampu melenceng dari jalur yang ada, tidak salah jika kita berpaling memperhatikan inovasi yang telah mereka ciptakan. Muveno, band alternatif rock Surabaya ini akhir pekan kemarin (24/1) menjadi sorotan publik hingga media. Bukan semata karena launching albumnya, melainkan kemasan acara launchingnya. Bertempatkan di XXI The Lounge Ciputra World, Muveno sukses menghadirkan event yang segar, eksklusif, dan apresiatif.

Sensasi merasakan sound out megah dengan tata cahaya eklektik ditambah visualisasi layar di balik panggung tanpa keringat dan asap rokok; sama persis ketika Firehouse, Steelheart, Mr.Big hingga Simple Plan kala tampil di Surabaya beberapa tahun lalu. Penonton diajak menikmati setlist dengan sound jernih bahkan sambil menikmati kopi panas. Beruntung Muveno masih mengusung alternatif rock ala Foo Fighters sampai Hoobastank jadi tidak ada headbanging atau yang lebih parah moshing. Ruangan ekslusif milik Bioskop XXI itu pun masih aman terkendali.

Dalam launchingnya tersebut, Muveno yang dimotori Irsan Yanuardi (vokal & gitar), Anggun Satria Supanji (drum) dan Ade Kurniawan (guitar) ini memamerkan debut albumnya berjudul Tommorow Is Ours. Penuh keoptimisan di lagu-lagunya, seperti bahasan awal reportase ini, tidak perlu massa yang melimpah atau prestasi bahkan diskografi tahunan, cukup dengan optimisme tanpa banyak wacana, maka munculah sebuah gebrakan.

Muveno tergolong berani, band sudah terbentuk delapan tahun silam ini bukan tipikal kolektif yang muncul di tiap gig, bisa dibilang mereka band pasif yang terhempas oleh kesibukan dunia nyata. Buktinya, delapan tahun mengudara baru satu album yang muncul. Meski begitu, pergerakannya cukup meresahkan kolektif aktif di Surabaya yang selama ini rajin melepas single tanpa kemasan. Gebrakan Muveno patut diacungi jempol ketika launching album yang mereka kemas benar-benar merepresentasikan musik bukan yang lainnya.
- -
Lima tahun selalu menjadi tolok ukur awal keseriusan sebuah band, termasuk juga Fraud. Band hardcore kenamaan Surabaya itu tahun ini telah mencapai usia kelimanya dengan segala pencapaian yang terbilang mengagumkan. Debut album dengan penjualannya mencapai 1.000 kopi, tur lintas provinsi, membuka banyak band internasional dan yang terbaru ialah menjadi line up Hammersonic 2015 Maret mendatang. "Angka ke-5 merupakan suatu prestasi tersendiri bagi kami (Fraud, red) yang telah menorehkan sebuah full album dengan dukungan dari rekan-rekan di Surabaya," tulis mereka di rilis persnya.

Sebagai bentuk apresiasinya, Fraud yang mengatasnamakan Fraud Entertainment bekerjasama dengan FFS untuk membuat Brotherground Festival 2015; sebuah acara yang terkonsep matang, suguhan artis dalam kota, multigenre dan tentunya akan dibuat rutin tiap tahun. Tajuk Brotherground sendiri diambil dari singkatan Brother of Underground, yang di mana seluruh penampilnya merupakan band-band Surabaya yang selama ini saling support. Acara ini akan diselenggarakan 28 Februari 2015 dan bertempatkan di GOR Kodam Hayam Wuruk, Surabaya.

Acara ini bukan sekadar gertakan skena hardcore semata, tapi juga gertakan yang mengatasnamakan Surabaya. Pasalnya, enam dari 13 line up Brotherground Fest baru saja merilis albumnya masing-masing. Mulai dari Hate Of Pain, GAS 178, WolfxFeet, Raising Down, Headcrusher, Heavy Monster hingga Crucial Conflict; Pilihan line up yang menandakan bahwa Surabaya kian produktif. Selain itu, pemilik hajatan Fraud juga tengah mempersiapkan album keduanya Movement Before Mouthment yang direncakan rilis tengah tahun ini.
-
Reminisce merupakan salah satu track dari debut EP Timeless, We Believe For What  We Do Is Timeless yang dirilis pertengahan 2014 kemarin. Lagu ini menceritakan tentang keberadaan masing-masing personil yang mulai aktif di skena lokal sejak 13 tahun silam. "Reminisce bercerita tentang kita yang mengingat kembali akan kesenangan berada di scene lokal, mulai dari mengenal gigs dan banyak band. Meski sekarang sudah banyak perubahan, kami tetap menikmatinya," ujar Bima, vokalis merangkap gitar di Timeless. Lagu berdurasi 3 menit 6 detik ini juga menjadi salah satu single awal Timeless pada tahun 2013 dengan format awalnya.

- -
Event:
Brotherground Festival 2015

Category:
Gig

Date:
28 Februari 2015

City:
Surabaya

Venue:
GOR Kodam Hayam Wuruk Surabaya

Time:
15:00-Selesai

Performer:
- Fraud
- Crucial Conflict
- Hate Of Pain
- Heavy Monster
- G.A.S
- Stab In The Heart
- Fear
- Headcrusher
- WolfxFeet
- Hold
- Dante Must Die
- Polution Attack
- Alskatraz
- Raising Down

Info:
@fraudbeatdown